Nyeri punggung biasanya dikaitkan dengan posisi duduk terlalu lama, salah tidur, atau otot-otot yang tegang. Namun, jika nyeri ini bermunculan di sekitar pinggang tepat dibawah tulang rusuk dan disertai keluhan lainnya, hal tersebut dapat menunjukkan ada gangguan pada ginjal.
"Masalah ginjal seperti batu ginjal maupun infeksi ginjal dapat mengakibatkan rasa sakit di bagian belakang atau samping tubuh."
Gejala dari masalah ginjal bisa berupa demam, mual, hingga perubahan warna urine. Oleh karena itu, memahami gejala-gejalanya menjadi penting agar mendapatkan penanganan yang tepat.
Nyeri Punggung Bukan Selalu Berhubungan dengan Tulang Belakang
Gangguan pada organ internal, seperti ginjal, juga bisa memicu rasa sakit di area yang sama.
- Dr. Shyam Sunder Nowal, Konsultan Nefrologi Manipal Hospital Jaipur-
“Tidak semua nyeri punggung berasal dari tulang belakang,” kata Dr. Shyam Sunder Nowal.
Bahkan demikian, nyeri punggung tidak secara langsung mengindikasikan adanya gangguan ginjal. Sebagian besar keluhan tersebut lebih sering disebabkan oleh masalah otot atau struktur tubuh bagian belakang. Untuk mengetahui penyebab pastinya, seseorang harus memperhatikan lokasi rasa sakit, pola kemunculannya, dan gejala-gejala lain yang dirasakan.
Nyeri terasa di bawah tulang rusuk
Dalam menentukan petunjuk lokasi nyeri, harus diingat bahwa ginjal ada di bagian belakang perut dan terletak dibawah tulang rusuk serta sepanjang tulang belakang. Karena letak ini, masalah pada ginjal dapat menyebabkan rasa sakit di sisi pinggang atau area punggung bawah; biasanya lebih mendalam daripada kelemahan otot yang umumnya mereda ketika istirahat atau bergerak dengan cara tertentu.
"Nyeri akibat otot sering membaik setelah mengubah posisi tubuh atau beristirahat, namun nyeri kaitannya dengan ginjal tidak selalu demikian."
Salah satu alasan yang dapat menyebabkan rasa sakit adalah adanya batu ginjal. Batu ini bisa bergerak dari ginjal melalui ureter ke kandung kemih, sehingga nyeri tersebut bisa merasuk hingga perut bagian bawah sampai selangkangan. Intensitas rasa sakit juga cenderung fluktuatif; kadang tiba-tiba muncul, lalu reda untuk sementara waktu sebelum menjadi lebih hebat lagi.
Nyeri punggung disertai demam dan menggigil
Nyeri pada sisi pinggang disertai demam dan gairah tinggi patut diperhatikan lebih lanjut karena bisa jadi tanda dari infeksi ginjal, terlebih jika dikomplemeni oleh keluhan lemas secara berkepanjangan.
"Infeksi ginjal adalah situasi yang memerlukan penanganan tepat waktu sebab risikonya dapat meningkat menjadi komplikasi serius bila tidak mendapat pengobatan sesuai."
Juga perlu diingat bahwa gejala-gejala lain seperti mual, muntah, serta perubahan dalam proses buang air kecil juga umumnya dialami penderita infeksi ginjal. Nyeri otot biasanya lebih terpusat pada area tubuh tertentu saja dan tak sepertinya menimbulkan masalah organ internal secara spesifik.
Jika Terjadi Nyeri Dibagian Bawah Tulang Rusuk Bersama-sama dengan Demam dan Menggigil:
Segera kunjungi dokter untuk penilaian medis yang tepat, karena hal ini mungkin merupakan indikasi dari masalah seperti infeksi ginjal atau penyakit lainnya.
buang air kecil terasa perih
- Nyeri di bawah tulang rusuk bersamaan dengan demam dan menggigil sebaiknya dicek oleh dokter secara cepat.
Sensasi nyeri dan terbakar selama buang air kecil bisa menunjukkan adanya masalah di saluran kemih. Gejala lain termasuk frekuensi lebih sering dalam memerlukan toilet serta kesemutan mendesak untuk menjalani urinasi.
"Jika disertai dengan sakit punggung sampingan atau demam, ada mungkin infeksi telah mencapai ginjal."
Tanda-Tandanya
- Rasa perih saat mengeluarkan urine
- Keluhan nyeri dan terbakar selama buang air kecil
- Frekwensinya yang meningkat dari biasa dalam merasa ingin buang air kecil
- Dorongan mendesak untuk segera menuju toilet ketika memerlukan urinasi
Jangan abaikan keluhan ini jika berlangsung secara konsisten atau semakin parah, karena itu bisa menjadi tanda adanya masalah serius pada saluran kemih.
Dokter dapat melakukan pemeriksaan untuk menentukan sumber infeksi dan merencanakan pengobatan yang diperlukan. Jika penyebab adalah infeksi ginjal, biasanya antibiotik akan diresepkan sesuai hasil penilaian medis. Mengonsumsi obat secara sembarangan tanpa mengetahui penyebab keluhan harus dihindari. Penanganan perlu disesuaikan dengan kondisi setiap pasien.
"Warna urine berubah atau mengandung darah."
Berubahnya warna urin menjadi merah muda, merah, atau cokelat bisa menandakan adanya hematuria, yang merupakan kondisi pendarahan di dalam尿液颜色的改变,如变为浅粉、红色或棕色可能表明存在血尿。这种情况可能是由于肾结石移动时可能会损伤或刺激泌尿道所致。此外,浑浊和刺鼻气味的尿液也可能伴随感染或其他泌尿系统问题出现。
Darah dalam urine dapat disebabkan oleh batu ginjal dan bisa menyertai nyeri saat buang air kecil, peningkatan frekuensi urinasi, mual, serta muntah. Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK) di Amerika Serikat.
Meski begitu, warna atau bau urin bertukar tidak selalu tanda seseorang memiliki masalah ginjal; banyak faktor luar biasanya dapat mempengaruhi hal ini. Yang perlu diwaspadai adalah apakah perubahan itu berlangsung secara abnormal dan disertai gejala lain seperti nyeri punggung.
Jika urine tampak mengandung darah, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebab pastinya. Gejala tersebut harus diperiksakan meskipun rasa sakit yang dirasakan relatif ringan.
Mual dan muntah ketika nyeri terasa hebat
Batu ginjal juga menyebabkan rasa sakit yang sangat kuat sehingga bisa mengakibatkan mual dan甚至呕吐。剧烈的疼痛可能会间歇性地从腰部蔓延到腹部或大腿区域。对于一些患者来说,这种程度的不适可能会影响日常活动;他们可能很难找到一个舒适的体位或者安静休息。
Mual dan muntah yang terjadi secara berkala harus diperhatikan karena bisa menyebabkan dehidrasi akibat kehilangan cairan. Hal ini juga dapat membuat sulit bagi seseorang untuk mempertahankan asupan cairan tubuh mereka.
Jika muntah berlangsung tanpa henti, khususnya jika disertai rasa sakit hebat di punggung atau bagian tubuh lainnya, segera cari bantuan medis.
Kelima tanda tersebut tidak menentukan diagnosis pasti penyakit ginjal; dokter mungkin perlu melakukan tes urine, darah, dan pencitraan lebih lanjut untuk mengidentifikasi penyebab masalah dan memberikan penanganan yang sesuai.
Bila Harus Memeriksakan Diri Ke Dokter?
Sakit tiba-tiba dan parah pada bagian belakang atau sebelah badan harus segera dicek oleh dokter. Situasi serupa juga perlu diperiksa bila ditemani dengan gejala seperti demam tinggi, gemetar tak henti-hentinya, muntahan terusan, ataupun urine berdarah. Gejal-gejar tersebut bisa menunjukkan kondisi yang membutuhkan penanganan darurat.
Hindari menunda pemeriksaan karena merasa bahwa gejala akan hilang sendiri. Masyarakat dapat menjaga kesehatan ginjal melalui pengaturan asupan cairan sesuai kebutuhan tubuh dan mengurangi konsumsi garam berlebih, serta segera melakukan pengecekan apabila ada tanda-tanda infeksi saluran kemih.
Namun, jumlah cairan yang dibutuhkan setiap individu tidak sama. Pasien dengan penyakit ginjal stadium lanjut atau gagal jantung mungkin perlu membatasi asupan air sesuai anjuran medis. Oleh karena itu, meningkatkan konsumsi air secara drastis bukanlah solusi universal bagi semua orang.
Akhirnya, mayoritas penderita nyeri punggung tidak didorong oleh masalah ginjal. Namun, rasa sakit di bawah tulang rusuk, nyeri menjalar hingga selangkang, serta keluhan disertai demam atau perubahan saat buang air kecil patut menjadi waspadai.
Mengenali gejala penyerta dan melakukan pemeriksaan ketika diperlukan dapat membantu mendapatkan diagnosis yang tepat sekaligus menghindari keterlambatan penanganan.