LambeTurahBali
Dua nama paling sering dibandingkan dalam sepak bola modern kembali beradu, kali ini bukan di lapangan, tapi di meja voting. France Football baru saja menobatkan Cristiano Ronaldo sebagai peraih gelar Ballon d’Or of All Time, mengalahkan rival sepanjang kariernya, Lionel Messi, yang harus puas di posisi dua.
Pemilihan untuk gelar ini sangat unik; cara pemilihannya sama sekali tidak konvensional. Setiap penggemar bisa mendaftar dengan membayar 1 euro lalu memilih sebanyak yang mereka mau.
Nominasinya sendiri dibatasi hanya untuk pemain yang sudah pernah memenangkan Ballon d’Or minimal dua kali. Oleh karena itu, pesaing dalam kategori ini adalah para elit di antara elite.
Dari sekian banyak gelar yang pernah dimenangkan kedua bintang ini, publik justru memilih musim 2008 milik Ronaldo sebagai yang terbaik sepanjang masa, bukan rekor empat Ballon d'Or beruntun Messi pada tahun 2012.
Saat itu Ronaldo memperkuat Manchester United dan mencetak 42 gol dari 29 pertandingan sambil membawa timnya menjadi juara Premier League serta Liga Champions pada musim yang sama.
"Gelar 2008 tersebut merupakan yang pertama dari lima Ballon d'Or yang akhirnya dikumpulkan oleh Cristiano Ronaldo selama kariernya,"
Meski begitu, jika dihitung berdasarkan jumlah trofi, Messi masih jauh unggul dengan total delapan Ballon d'Or. Ia juga menjadikan dirinya sebagai pesepakbola dengan koleksi bola emas terbanyak dalam sejarah sepakbola.
Sekali Lagi Ditegaskannya
Hasil voting ini sekali lagi menegaskan sesuatu yang sudah lama jadi perdebatan di kalangan penggemar sepak bola: jumlah trofi tidak selalu sama dengan musim yang paling diingat.
Buat Ronaldo, 2008 rupanya masih menjadi standar performa yang menurut publik belum pernah benar-benar tertandingi, termasuk oleh dirinya sendiri di musim-musim berikutnya.