Hey, kamu tahu nggak? Ada cerita menarik antara LeBron James dan Donald Trump yang bikin heboh di Amerika Serikat. Jadi, begini ceritanya...
Presiden Donald Trump nggak terima sama sekali saat LeBron James, salah satu legenda NBA, tetap fokus latihan di Madison Square Garden saat lagu kebangsaan The Star-Spangled Banner dikumandangkan. Trump langsung menyerang di media sosial, menyebut aksi LeBron 'memalukan' dan menuntut permintaan maaf.
LeBron sendiri nggak terganggu sama sekali. Justru dia membuktikan ketangguhannya dengan membawa timnya, Philadelphia 76ers, menang 114-106 melawan Cleveland Cavaliers. Setelah pertandingan, dia malah tersenyum dingin dan menyebut berita tentang dirinya 'agak sepi'.
Trump dan LeBron sudah lama tidak akur. LeBron pernah menyebut Trump 'tidak berguna' di Twitter. Kali ini, LeBron menegaskan bahwa kebesaran negara nggak bisa ditentukan oleh satu orang. Dia juga mengkritik Trump karena nggak paham betapa banyak anak muda yang mengidolakan presiden sebagai teladan.
Jadi, ceritanya, perseteruan ini nggak cuma soal olahraga aja. Ini juga tentang perbedaan pandangan politik dan budaya. LeBron terus berdiri tegak, nggak takut sama sekali menghadapi tekanan dari presiden.