Hai, Sobat Nongki! Aktris Dea Panendra baru saja kembali ke Indonesia setelah tinggal di Portugal selama setahun bersama suaminya, Rui Gomes. Pengalaman hidup di negara Eropa itu jadi cerita menarik yang ingin dibagikan ke masyarakat lokal.

Jalan Kaki 20.000 Langkah

Dalam wawancara di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Dea mengaku kaget dengan gaya hidup masyarakat Portugal. Di sana, aktivitas sehari-hari seperti belanja atau berkumpul dengan teman sering dilakukan dengan berjalan kaki.

"Di sana bisa 10.000 sampai 20.000 langkah sehari. Sampai jempol kaki berdarah," cerita Dea sambil tertawa.

Selama tinggal di Portugal, Dea harus terbiasa membawa belanjaan sendiri dan berjalan kaki jarak jauh. Hal ini jauh berbeda dengan kebiasaan di Indonesia yang lebih mengandalkan kendaraan.

Kembali ke Indonesia dan Gasigogi

Dea kembali ke Indonesia pada 2026 dan langsung aktif dalam film Gasigogi. Ia mengaku kerinduan pada dunia syuting jadi alasan utama untuk kembali.

"Setelah setahun di luar negeri, akhirnya pulang dan dapat project film 'Gasigogi' ini. Rindu bermain, rindu kerja," ujarnya.

Suami Dea, Rui Gomes, justru merasa lebih betah di Indonesia karena iklim tropis dan kehidupan masyarakat yang ramah. Hal ini membuat Dea semakin yakin untuk kembali ke Tanah Air.

Makanan yang Akrab

Menurut Dea, makanan di Portugal juga tidak terlalu jauh dari kebiasaan Indonesia. Ia bahkan menyebut masyarakat Portugal juga suka makan nasi dan ceker ayam.

"Mereka juga makan tutut (keong sawah). Sama seperti kita," tambahnya.

Dengan pengalaman hidup di luar negeri ini, Dea berharap bisa membawa pengalaman baru ke dunia hiburan Indonesia.