Hai, warga Kudus! Siapa yang nggak tahu Kudus sebagai kota religius dan penghasil tembakau? Tapi sekarang, Kudus juga sedang jadi pusat sports tourism yang menarik perhatian banyak orang. Mulai dari fasilitas olahraga kelas internasional sampai keindahan alam Gunung Muria, Kudus sedang menunjukkan sisi lainnya.
Bayangkan, di Kudus ada lintasan downhill UCI C1 yang jadi tempat balap sepeda internasional. Selain itu, ada pula kejuaraan bela diri PON 2025, lari lintas alam Muria Trail Run, dan banyak lagi. Kombinasi ini membuat Kudus jadi tempat yang cocok buat semua kalangan, dari atlet profesional hingga pecinta alam.
Tapi jangan lupa, Kudus juga punya kekayaan budaya dan kuliner. Soto Kudus, sate kerbau, dan Kopi Muria adalah beberapa makanan yang wajib dicoba. Bahkan, keunikan kuliner ini jadi bagian dari daya tarik wisata Kudus.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, mengatakan bahwa kerja sama antara pemerintah dan swasta sangat penting dalam mengembangkan sports tourism. Dengan sinergi ini, Kudus bisa menarik lebih banyak wisatawan dan meningkatkan perekonomian lokal.
Sementara itu, alam Gunung Muria juga jadi bagian dari daya tarik Kudus. Kawasan ini punya jalur sepeda gunung, area camping, dan air terjun yang indah. Bahkan, Muria Trail Run jadi ajang lari yang menggabungkan olahraga dan konservasi lingkungan.
Salah satu highlight Kudus adalah Ternadi Bike Park yang sudah mendapat lisensi UCI C1. Lintasan ini jadi tempat balap sepeda downhill internasional, seperti 76 Ultimate Downhill 2026. Atlet lokal pun mengakui bahwa Kudus punya kombinasi unik antara tantangan olahraga dan keindahan alam.
Dengan semua ini, Kudus nggak hanya jadi destinasi wisata religius, tapi juga tempat yang cocok buat pecinta olahraga dan alam. Siap-siap, Kudus sedang naik daun!