LambeTurahNews - Hey readers! Siapa yang tak sedih melihat Ken Swagumilang dan Teodora Audi Ayudia Ferelly hampir meraih emas di Asian Para Games 2026? Tapi jangan sedih, mereka bawa pulang perak dengan perjuangan yang tak terlupakan.
Di Okazaki Chuo Sogo Park Multipurpose Square, Jepang, udara dingin dan angin kencang jadi musuh baru mereka. Pasangan Indonesia ini harus melawan bukan hanya India, tapi juga cuaca yang ekstrem.
India memang lawan berat, tapi Ken dan Audi tak menyerah. Mereka berjuang habis-habisan meski skor sempat mengarah ke India. Tapi di akhir, perbedaan hanya tiga poin.
Angin Okazaki dan Poin Penentu
Angin yang menghembus di Okazaki bikin bidikan mereka sulit. Pasangan India unggul di awal, tapi Ken dan Audi bangkit di putaran ketiga. Sayangnya, di putaran akhir, skor 148-151 bikin Indonesia harus puas dengan perak.
Audi nggak menyerah meski sedih. Dia bilang, "Sangat bersyukur, sangat tidak disangka, terus senang."
Lawan India: Rivalitas Panjang
Ken dan Audi punya trauma lawan India. Tapi mereka tetap berani. Audi bilang, "Awal-awal kita kalah jauh, tapi makin sering bertemu mereka makin berani."
Angin jadi tantangan besar, tapi mereka beradaptasi. Ken bilang, "Angin bikin tembakan jadi sulit. Tapi kita harus kuat."
Pelatih Bangga
Pelatih Rameez Ali Surya Negara bangga dengan perjuangan mereka. Dia bilang, "Mereka menciptakan sejarah baru untuk ganda campuran."
Walaupun kecewa, pendukung di media sosial tetap bangga. Mereka bilang, ini bukan akhir, tapi batu loncatan untuk Indonesia.