Sarwendah akhirnya angkat bicara soal konfliknya dengan Ruben Onsu. Ia minta publik lebih tenang dan jangan terburu-buru mengambil kesimpulan hanya karena baca berita di media sosial.
Ia juga merasa sedih kalau masyarakat selalu mengharapkan perempuan untuk diam dan tidak pernah menunjukkan emosi saat ada masalah. Sarwendah bertanya, apakah perempuan hanya dianggap percaya jika selalu tenang?
"Saya sering berpikir, apakah perempuan harus selalu diam, tidak pernah marah, dan diinjak-injak terus? Kalau saya melawan, apakah itu malah bikin orang makin meragukan saya?" ujarnya.
Sarwendah tidak minta orang langsung mendukungnya. Ia hanya ingin orang-orang melihat seluruh cerita sebelum menilai.
"Saya tidak minta orang langsung berpihak. Saya hanya ingin mereka melihat semua fakta dulu," katanya.
Sarwendah Peringatkan soal Dampak Konflik pada Anak
Konflik antara Sarwendah dan Ruben Onsu masih berlangsung. Ia meminta masyarakat jangan sampai menyakitkan anak-anak atau menyebarkan cerita buruk yang bisa mengganggu hidup mereka.
"Saya minta konflik ini jangan sampai menyeret anak-anak. Jangan bully anak-anak saya, jangan bikin cerita negatif tentang mereka," katanya.
Ia juga merespons reaksi publik setelah dirinya membagikan rekaman sebagai bukti. Sarwendah berharap masyarakat jangan langsung menilai tanpa mengerti konteks.
"Keadilan itu bukan soal siapa yang lebih dipercaya. Saya minta orang-orang dengarkan dulu sebelum menghakimi," ujarnya.