Hai warga Banyuwangi! Siap-siap merasakan pengalaman baru di Gandrung Sewu 2026. Tahun ini, acara ikonik yang selama ini diadakan siang hari akan berubah menjadi pertunjukan malam hari! Bayangkan ribuan penari bergerak serempak dengan kostum bercahaya dan musik tradisional, menciptakan pemandangan yang tak terlupakan di Pantai Boom Marina.
Gandrung Sewu bukan sekadar tarian, tapi cerita tentang identitas masyarakat Osing yang tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Tahun ini, dengan tema "Kembang Dermo", penari akan tampil dengan kostum berfosfor dan tata cahaya yang memukau. Lebih dari 1.000 penari akan mengisi panggung besar, memberikan pengalaman visual yang belum pernah ada sebelumnya.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan bahwa perubahan waktu ini bukan sekadar gimmick. "Kami ingin memperkaya pengalaman penonton, membuat Banyuwangi semakin menarik bagi wisatawan," ujarnya. Selain itu, acara ini juga menjadi peluang besar untuk pariwisata daerah, karena peserta yang datang akan berdampak pada usaha kuliner dan penginapan lokal.
Tapi jangan lupa, di balik keributan itu, ada upaya besar untuk melestarikan tradisi. Komunitas seni, pelatihan, dan regenerasi penari tetap menjadi bagian penting dari keberlanjutan acara ini. "Tradisi bisa hidup dan berkembang tanpa kehilangan jati dirinya," kata Ipuk.
Jadi, jangan lewatkan acara yang akan berlangsung Sabtu, 24 Oktober 2026, mulai pukul 18.30 WIB. Datanglah, rasakan keajaiban seni tradisi yang tetap relevan di era modern ini!