Bro, kamu pernah dengar nggak tentang kasus penipuan yang terjadi di Bangkalan? Seorang warga bernama Halimi mengaku kehilangan uang hingga Rp1,3 miliar setelah mengikuti ajaran seorang pria bernama F yang mengaku sebagai Imam Mahdi.

Masalah ini dilaporkan ke Polres Bangkalan oleh Halimi melalui kuasa hukumnya, Jailani. Menurut keterangan korban, uang yang diberikan selama bertahun-tahun dikaitkan dengan janji umur panjang, keselamatan keluarga, dan jaminan kehidupan di akhirat.

Janji Umur Panjang dan Keselamatan Akhirat

Korban mengatakan bahwa F dan ayahnya, AS, mengklaim bisa menghubungi Tuhan langsung dan mengetahui amal seseorang. Jika tidak memenuhi permintaan uang, korban disebut-sebut diancam akan mendapatkan konsekuensi di dunia dan akhirat.

Halimi pernah diminta bayar uang untuk 'top up umur' sebagai cara memperpanjang usia dirinya dan keluarga. "Selain itu, korban disuruh bayar uang untuk jadi wali dan dapat jaminan keselamatan di akhirat," katanya.

Klaim-klaim ini masih perlu diverifikasi oleh pihak berwajib.

Kerugian Rp1,3 Miliar

Halimi mengaku total uang yang diberikan mencapai Rp1,3 miliar. Kuasa hukumnya, Jailani, menyebut ada belasan korban lain, meski jumlah pasti dan kerugian masing-masing masih dalam proses verifikasi.

Kasus ini dilaporkan ke polisi setelah korban mulai meragukan ajaran yang selama ini dipercayainya. Polisi kini sedang menyelidiki aliran dana, bukti transaksi, dan keterangan pelapor.

Polisi Peringatkan Masyarakat

Kasi Humas Polres Bangkalan, Iptu Agung Intama, membenarkan laporan ini. Ia mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap janji-janji tak masuk akal seperti umur panjang atau jaminan keselamatan yang disertai permintaan uang.

Masyarakat yang merasa dirugikan disarankan segera melaporkan ke polisi dan menyimpan bukti transaksi.

Kita tunggu hasil penyelidikan Polres Bangkalan untuk mengungkap fakta di balik kasus ini.