Hey teman-teman, kabar gembira nih! SIERA baru saja memberikan gelar kehormatan Fellow of Indonesia Health Resilience Association (FIHRA) kepada 56 tokoh. Ini bukan sekadar penghargaan, tapi juga langkah nyata untuk memperkuat sistem kesehatan di Indonesia.

Ketua SIERA, Mayjen dr. Dian Andriani Ratna Dewi, menjelaskan bahwa gelar ini dibagi dalam dua jalur. Pertama, penghargaan spesial untuk tokoh yang sudah berkontribusi besar di bidang kesehatan. Kedua, pelatihan bagi profesional yang ingin terlibat aktif. Prosesnya cukup ketat, lho! Mulai dari ujian, workshop, hingga pelatihan selama beberapa bulan.

"Para penerima sudah melalui proses pelatihan intensif sejak Juni. Ada pre-test, post-test, workshop offline, dan ujian ketat. Jadi gelar ini benar-benar hasil usaha mereka," ujar dr. Dian saat ditemui di Jakarta.

Partisipannya pun beragam, mulai dari dokter, dosen, hingga profesor. Bahkan, para penerima juga ikut dalam acara Climate Resilience and Adaptation (CRA-3) untuk melihat inovasi terbaru dalam menangani dampak karhutla.

"Negara akan kuat jika kesehatannya kuat. Kami harap mereka bisa berkontribusi melalui inovasi setelah mendapatkan gelar ini," tambah dr. Dian.

Sementara itu, Syamsul Jahidin, salah satu penerima gelar, mengapresiasi inisiatif ini. Menurutnya, langkah ini membuktikan komitmen generasi muda dalam menghadapi krisis kesehatan.

"Ini bentuk pengabdian nyata untuk bangsa. Terima kasih atas inisiatif beliau," kata Syamsul.