Kita tahu, Belawan adalah kota pelabuhan yang ramai. Tapi siapa sangka, di sini juga ada aksi besar yang menangkap 1,16 ton ketamin dari Malaysia. Ini bukan sekadar angka, tapi ancaman nyata bagi anak muda kita.

Kapal MT Global 168 yang dicegat di perairan Belawan ternyata membawa barang ilegal sebanyak 1,16 ton, dikemas dalam 58 karung. Delapan awak kapal diamankan, tujuh di antaranya warga Indonesia. Kapal ini berasal dari Malaysia dan dikendalikan oleh perusahaan asing, Makmur Marine Petroleum.

Penyelundupan ini terungkap saat tim gabungan Polri, BNN, dan Bea Cukai bekerja sama. Kapal ini berangkat dari Pasir Gudang, Johor, Malaysia, sebelum akhirnya ditangkap di perairan Tanjungbalai Asahan.

Kasus ini dibicarakan langsung oleh Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, dalam acara Hari Ekonomi Kreatif Nasional di Jakarta. Dasco mengatakan, ancaman narkoba bisa merusak kreativitas dan masa depan anak muda. “Kalau sudah kena narkoba, kreativitas jadi berkurang,” katanya.

Ini bukan sekadar satu kapal yang tertangkap. Dasco memperingatkan bahwa jaringan narkoba lintas negara ke Indonesia masih kuat. Penyidik masih menyelidiki siapa yang di balik pengiriman ini.

Kita semua harus waspada. Penyelundupan ini menunjukkan bahwa ancaman narkoba tidak berhenti di satu rute saja. Mari bersama-sama melawan bahaya ini agar generasi muda kita selamat.